MOM

Lima minggu bergaul bersama ibu-ibu hamil yang akan menjalani proses persalinan membuat saya berpikir tentang betapa hebatnya seorang ibu. Mungkin hal tentang ibu yang berkorban untuk kita sudah sering kita dengar. Mungkin juga hal ini kita rasakan sendiri. Namun saya rasa gak semua orang bisa membayangkan bagaimana seorang ibu melewati proses persalinan.

Saya mau bercerita sedikit tentang persalinan. Persalinan dibagi menjadi 2 cara, yang pertama melewati jalan lahir (pervaginam à disebut begitu karena bayi pada akhirnya akan melewati vagina baik secara spontan atau dengan bantuan alat), yang kedua dengan melewati perut (perabdominal à dalam bahasa kedokteran, abdomen adalah perut, cara ini biasanya dilakukan dengan operasi sectio caesaria). Persalinan pervaginam yang spontan yaitu dengan kekuatan ibu sendiri, sedangkan dengan bantuan misalnya dengan vakum (orang-orang mengenalnya dengan sedot bayi). Masing-masing dari persalinan ini memang memiliki risiko tersendiri. Dan dari kuliah-kuliah yang saya dapat, persalinan yang alamiah yaitu spontan memiliki risiko terkecil.

1

Kenapa tiba-tiba saya membahas proses persalinan? Dan apa hubungannya dengan pengorbanan ibu? Beberapa hari yang lalu saya mendapat pengalaman yang menurut saya agak sedikit aneh ya. Saya yang saat itu akan jaga malam dioperi pasien di kamar bersalin. Awalnya pasien tersebut terlihat biasa saja, dengan terpasang alat pemantau denyut jantung janin (KTG : Kardiotokografi) pasien ini terlihat tenang-tenang saja. Namun tiba-tiba pasien tersebut nangis kencang, sambil jerit-jerit. Sebelumnya pasien tersebut (sebut saja Ny.X) meminta kita untuk memanggil keluarganya. Sewaktu ibu Ny.X ini masuk, Ny.X malah jerit-jerit sambil memukul-mukul ibunya. Alasannya adalah uda ga tahan lagi, ga mau melahirkan normal, dan minta dioperasi. Agak manja memang. Masalahnya cuma satu sih, Ny.X ini terlanjur masuk di rumah sakit rujukan pusat yang sekaligus rumah sakit pendidikan, dimana kita tidak bisa melakukan operasi caesar tanpa indikasi. Ga seperti rumah sakit swasta yang (kadang) dapat memilih tanggal lahir anaknya dan tinggal melahirkan dengan operasi caesar saja. Di tempat kami, semua tindakan yang kami lakukan harus dapat dipertanggungjawabkan, dengan alasan yang jelas dan masuk akal tentunya. Nah untuk Ny.X ini, bagi kami keadaannya tidak dapat menjadi alasan yang kuat untuk operasi. Jika kami paksakan operasi, yang ada kami (co-ass dan residen yang kuliah spesialis kandungan dan kebidanan) bakal dibantai oleh dokter spesialis waktu laporan jaga. Lucunya lagi, Ny.X ini sampai membuat surat pulang paksa dan ngotot pulang tanpa memikirkan keadaan janinnya.

Nah kesan ibu yang hebat langsung hilang di benak saya sewaktu ketemu pasien jenis seperti ini. Memang benar proses persalinan normal itu ga enak, sakit, nunggunya lama. Tapi di mana image ibu yang seorang super hero dan rela berkorban ini? Logikanya, seorang ibu yang sudah capek-capek mengandung 9 bulan, masa buat bertahan menjalani proses persalinan yang ga sampai 1 hari aja ga sanggup?

Disini yang mau saya bagikan adalah betapa beruntungnya kita yang sudah bisa lahir dengan selamat dari seorang ibu yang mengorbankan segalanya untuk kita. Gak mudah bagi seorang wanita menjalani proses persalinan. Mulai dari awal kehamilan harus menahan perasaan ga enak, mual, muntah, kemudian selama proses kehamilannya sendiri beban yang ditanggung tubuh menjadi berlipat ganda dan bisa menimbulkan penyakit bagi si ibu. Kemudian harus menahan sakitnya kontraksi rahim, waktu bersalin, belum lagi ada robekan jalan lahir yang biasanya terjadi dan harus dijahit. Coba saja bayangkan jika seorang ibu ga mau mempertahankan kehamilannya dengan alasan capek, atau ga mau mengejan saat bersalin, atau mungkin agak manja seperti pasien yang saya temui ini. Jika saja seorang ibu ga mau berkorban sedikit dan menahan penderitaan dalam persalinan, bagaimana nasib bayinya?

Jadi buat kita, ga ada salahnya kan setiap hari menambahkan kadar cinta dan hormat kita buat ibu?

LTw

Advertisements

3 responses to “MOM

  1. I was more than happy to find this web site. I need to to thank
    you for ones time for this wonderful read!!
    I definitely appreciated every bit of it and i
    also have you bookmarked to see new things on your website.

  2. Simply wish to say your article is as amazing.
    The clarity in your post is just nice and I could assume you’re an expert on this subject.
    Fine with your permission allow me to grab your feed to keep updated
    with forthcoming post. Thanks a million and please carry on the enjoyable work.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s