Tipe-tipe Orang Tua dalam memberi Kebebasan

“Ma, Pa, boleh nggak aku pergi dengan si A malam ini?

“Boleh, tapi harus sampai di rumah jam 10 malam”.

“Parah deh, aku mau pergi dengan si A sampai jam 11 malam kok gak diberi ijin???”

Percakapan antara orang tua dan anaknya di atas kayaknya udah nggak aneh di dengar. Pemuda dengan usia di atas 20 tahun merasa sudah cukup dewasa. Di lain pihak, orang tua tentu akan merasakan kekhawatiran bila anaknya pulang tengah malam. Selain jam pulang, ada banyak lagi pembatasan-pembatasan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya, sehingga pembatasan-pembatasan ini ditanggapi oleh pemuda dengan negatif karena merasa kebebasannya dibatasi.

family-therapy-3.jpg

Yang perlu diingat baik-baik oleh seorang anak, pembatasan berupa larangan-larangan tersebut sebenarnya adalah salah satu ungkapan cinta kasih orang tua kepada anaknya dengan tujuan agar anaknya lebih berhati-hati. Contoh di atas masih mempunyai indikasi positif, karena masih ada komunikasi yang terbuka di antara orang tua dan anak, di mana anak masih minta ijin kepada orang tuanya. Mengajarkan dan memberikan kebebasan merupakan salah satu bagian penting proses mendidik anak agar nantinya menjadi individu mandiri dan bertanggung jawab. Bagaimana cara komunikasi orang tua pada saat tidak memberikan ijin bergantung pada tipe orang tua dalam mendidik anaknya.

Secara umum ada 4 tipe orang tua yaitu:

1. Otoriter

Orang tua dengan tipe otoriter umumnya berciri-ciri kaku, sering menghukum, saya adalah “boss”, maunya dituruti, banyak aturan. Bagi pemuda yang mempunyai orang tua dengan gaya yang otoriter maka perlu lebih sabar dan bijak menyikapinya dan mencari waktu dan menciptakan situasi agar bisa berkomunikasi dua arah yang sehat dengan orang tua. Memang bukanlah hal yang mudah, dan pemuda bisa saja mengungkapkan pendapatnya dengan bantuan orang lain, seperti melalui orang yang dekat dan disegani oleh orang tua

2. Otoritatif:

Ciri-cirinya: lebih fleksibel, memakai standar, bicara tentang konsekuensi, lebih suportif. Kelihatannya orang tua gaya otoritatif adalah terbaik namun bila pemuda sendiri belum siap untuk mandiri maka pada akhirnya pemuda akan selalu menuruti saran dari orang tua saja.

3. Permisif

Ciri-cirinya: tidak ada aturan, tidak ada arahan, kamu adalah “boss”, memanjakan. Pemuda dengan orang tua yang permisif dituntut untuk menjadi dewasa secara kepribadian dan spiritual dengan cepat untuk menghindari banyaknya pengambilan keputusan-keputusan yang salah. Di sisi lain pemuda benar-benar mendapatkan kebebasan secara total namun konsekuensinya pemuda juga bisa sering salah jalan.

4. Tidak terlibat

Ciri-cirinya: cuek, tidak peduli, tidak mau tahu, pasif. Pemuda yang memiliki orang tua tipe ini perlu bersikap sama dengan No. 3 apalagi bila mempunyai komunikasi dengan orang tua sangat terbatas. Sebaiknya pemuda juga bersahabat dengan teman yang lebih tua yang mampu bertindak dan bersikap sebagai “orang tua”.

Umumnya, orang tua memakai kombinasi dari tipe-tipe di atas dan disesuaikan dengan umur dan tingkat kedewasaan anak. Biasanya, semakin dewasa akan semakin diberi kebebasan. Namun tidak dipungkiri juga kalau ternyata ada orang tua yang konsisten menggunakan 1 tipe dalam mendidik anaknya.

Perlu diingat juga bahwa orang tua dengan segala kelebihan dan kekurangannya adalah anugerah Tuhan kepada pemuda. Sehingga pemuda perlu bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat karena orang tua juga punya “pohon keluarga”nya masing2 yang membentuk orang tua seperti saat ini. Berdoalah dan mintalah kebijaksanaan kepada Tuhan sehingga dimampukan berkomunikasi secara terbuka dan sehat dengan orang tua.

 

 

Agung Surjoatmodjo (AS)

 

Advertisements

One response to “Tipe-tipe Orang Tua dalam memberi Kebebasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s